
Tak habis akal, Slamet mengatakan panitia mencari tempat alternatif lainnya untuk menggelar Reuni 212. Salah satu pilihan jatuh di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat. Rencananya, panitia akan membangun panggung di lokasi tersebut.
Meski demikian, ia mengatakan pihak kepolisian tak memberikan izin menggelar reuni di patung kuda. Dengan alasan tak mendapatkan rekomendasi izin dari Satgas Covid-19 setempat.
"Tapi dari pihak kepolisian dengan argumentasi tak bisa karena harus izin dari Satgas Covid. Ketika kita rapat bersama semua unsur ada. Ketika ditanya Satgas, tak pernah dia keluarkan rekomendasi untuk izin keramaian. Saling lempar. Alhasil tak diberikan izin," kata dia.
Setelah tak diberikan izin di Patung Kuda, Slamet menjelaskan panitia langsung menggelar musyawarah untuk membahas alternatif pilihan tempat lain. Lalu pilihan jatuh di Masjid Az-zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Bahkan, ia bercerita bahwa rapat Reuni 212 pada Minggu (28/11-2021) lalu, pihak Yayasan Az-Zikra sempat hadir. Ia mengatakan bahwa Az-Zikra salah satu tempat bersejarah karena di situ sempat digelar rapat penyusunan Aksi 212 pada 2016 lalu.