
JAKARTA -- Calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo angkat suara soal saluran media yang dinilainya paling efektif untuk berkampanye di Pilpres 2024.
Pertanyaan itu dilontarkan awak media, dalam kunjungan Ganjar ke kantor pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Jakarta, Kamis (30/11).
Pada kesempatan itu, Ganjar sempat mengungkap kondisi media massa saat ini sedang tidak baik-baik saja. Baik dari segi bisnis, maupun proses migrasinya ke jaringan digital atau daring (online).
Namun pada kesempatan itu, dia mengatakan tetap menggunakan media massa dan media sosial selama masa kampanye Pilpres 2024. Menurut Ganjar, media massa atau media arus utama digunakan untuk menyasar kalangan tertentu.
Sebab, menurut dia, media massa dianggap lebih kredibel dibanding media sosial.
"Oh dua-duanya, ketika ingin menjangkau beberapa kawasan katakan dengan media yang kredibel, maka media mainstream menjadi penting," kata Ganjar.