
Lebih lanjut Aswan menambahkan bahwa berdasarkan data yang telah dikumpulkan oleh BUMD Tuah Sekata. Rata-rata konsumen listrik BUMD Tuah yang sering melakukan penunggakan pembayaran listrik ada masyarakat yang tergolong menengah ke atas. Sedangkan masyarakat yang menengah kebawah lebih cenderung taat membayar tepat waktu.
"Kita tidak tahu ini, apa masalahnya masyarakat melakukan hal tersebut, bahkan kalau dilihat dari pemakaian listrik masyarakat , yang paling rutin membayar dan tidak pernah menunggak itu adalah masyarakat menengah kebawah".Jelas Aswan
Maka dari itu dihimbau kepada masyarakat pelanggan listrik BUMD Tuah Sekata agar lebih pro aktif dalam membayar listrik tepat waktu. Supaya tidak terjadi pemutusan arus listrik di rumah rumah masyarakat. Dari hasil listrik masyarakat ini, tentu masyarakat juga telah ikut berpartisipasi dalam membangun kemajuan daerah Kabupaten Pelalawan.
Jadi,dengan menjadi pelanggan listrik tuah sekata milik Pemda Pelalawan ,dan membayar tagihan listrik tepat waktu.Berarti anda telah ikut berpartisipasi membantu pembangunan Pelalawan.Keuntungan yang diperoleh oleh Tuah Sekata ,ada deviden yang yang menjadi bagian Pemda Pelalawan.
"Dalam Minggu depan akan dilakukan penagihan dg mengerahkan sebanyak 19 orang menjadi 2 tim. Sedangkan satu tim untuk wilayah Pangkalan Kerinci dan satu tim lagi untuk wilayah Pelalawan ,Desa Sering Lalang kabung dan sp7. Bila hal ini tidak dilakukan penagihan piutang ke pelanggan,maka dipastikan operasional BUMD bisa terhenti ,karena banyak tagihan lain yang tidak terbayarkan". Tegas Aswan